Gunung Salak, yang terletak di wilayah Bogor, Jawa Barat, bukan hanya dikenal karena keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga karena berbagai cerita mistis yang menyelimuti kawasan tersebut. Salah satu cerita yang paling terkenal adalah legenda tentang Pasar Hantu di Gunung Salak. Pasar Hantu ini menjadi salah satu cerita yang membuat banyak orang penasaran dan sekaligus merasa ngeri, karena konon katanya, Pasar Hantu di Gunung Salak muncul hanya pada malam hari dan hanya bisa dijumpai oleh mereka yang tak sengaja masuk ke dalam dunia lain.
1. Asal Usul Cerita Pasar Hantu
Menurut cerita yang beredar di kalangan masyarakat sekitar, Pasar Hantu di Gunung Salak pertama kali muncul pada waktu malam dan hanya bisa dilihat oleh orang-orang tertentu. Pasar ini dikatakan muncul di tengah hutan belantara Gunung Salak dan hanya bisa ditemukan oleh mereka yang memiliki “pengetahuan tertentu” atau oleh mereka yang sedang tidak sengaja tersesat. Konon, pasar ini tidak seperti pasar biasa, karena di sana hanya ada pedagang dan pembeli yang tak tampak wujudnya dengan jelas, seolah-olah mereka adalah hantu atau makhluk dari dunia lain.
Cerita ini mulai dikenal luas setelah beberapa pendaki gunung melaporkan pengalaman aneh mereka saat mendaki Gunung Salak. Beberapa dari mereka mengaku pernah melihat sekilas pasar yang tampak seperti pasar tradisional dengan pedagang yang menawarkan barang-barang kuno dan aneh. Namun, begitu mereka berusaha mendekati atau berinteraksi dengan para pedagang, pasar itu mendadak menghilang, meninggalkan mereka dalam kebingungan dan ketakutan.
2. Penampakan Pasar Hantu
Menurut beberapa saksi yang mengaku pernah melihat Pasar Hantu di Gunung Salak, pasar tersebut muncul di tengah hutan dengan suasana yang sangat gelap dan sunyi. Namun, ada cahaya yang samar-samar memancar dari beberapa lampu minyak yang tergantung di sepanjang jalan pasar. Mereka melaporkan melihat beberapa kios atau lapak pedagang yang menjual barang-barang aneh seperti kain kuno, perhiasan yang tampak usang, dan benda-benda antik lainnya.
Yang lebih menakutkan, para pedagang di Pasar Hantu ini tidak menunjukkan wajah atau tubuh yang jelas. Mereka hanya tampak seperti bayangan atau sosok yang tidak memiliki bentuk yang pasti. Terkadang, mereka hanya raja zeus terlihat sebagai siluet dengan mata yang menyala, membuat siapa saja yang melihatnya merasa ketakutan dan terpesona. Beberapa orang yang mengaku pernah melihat pasar ini bahkan mengatakan mereka merasa ada yang mengawasi mereka sepanjang waktu, dan kadang-kadang terdengar suara bisikan yang aneh dari para pedagang yang seolah-olah mengundang mereka untuk membeli barang-barang yang dijual.
3. Misteri dan Kejadian Aneh di Sekitar Pasar Hantu
Keanehan lainnya yang sering diceritakan oleh para saksi mata adalah fenomena hilangnya waktu. Mereka yang terjebak dalam Pasar Hantu sering kali merasa waktu berjalan dengan sangat cepat, seakan-akan mereka hanya berada di pasar tersebut selama beberapa menit, namun ketika mereka keluar, mereka menyadari bahwa telah berjam-jam atau bahkan berhari-hari yang telah berlalu. Fenomena ini menambah kesan bahwa Pasar Hantu bukanlah sekadar pasar biasa, melainkan suatu tempat yang berada di antara dunia nyata dan dunia gaib.
Beberapa pendaki yang melaporkan kejadian aneh di Gunung Salak juga mengaku merasa disesatkan oleh suara-suara misterius yang datang dari arah pasar tersebut. Ketika mereka mencoba mengikuti suara itu, mereka malah berputar-putar tanpa arah yang jelas dan akhirnya kembali ke tempat semula. Ada juga yang mengaku tiba-tiba merasa disertai oleh sosok bayangan yang mengikuti langkah mereka tanpa mereka sadari. Pada akhirnya, mereka hanya bisa keluar dari kawasan tersebut dengan perasaan cemas dan ketakutan yang mendalam.
4. Asosiasi dengan Mitos dan Kepercayaan Lokal
Mitos Pasar Hantu di Gunung Salak seringkali dikaitkan dengan berbagai legenda lokal tentang dunia gaib dan keberadaan makhluk halus. Di kalangan masyarakat adat dan penduduk sekitar, Gunung Salak sudah lama dikenal sebagai tempat yang penuh dengan energi spiritual yang kuat. Ada banyak cerita tentang tempat-tempat yang dianggap keramat di sekitar gunung ini, termasuk lokasi-lokasi yang dianggap sebagai pintu gerbang menuju alam gaib.
Beberapa penduduk setempat percaya bahwa Pasar Hantu adalah manifestasi dari arwah-arwah yang terperangkap di dunia ini. Arwah-arwah tersebut dikatakan pernah melakukan kegiatan perdagangan atau memiliki hubungan dengan pasar di kehidupan mereka yang lalu, sehingga mereka terus mengulang aktivitas tersebut di dunia lain, dalam bentuk pasar yang hanya bisa terlihat oleh mereka yang ‘dipilih’.
5. Tantangan bagi Pendaki
Bagi para pendaki yang berniat menaklukkan Gunung Salak, cerita mistis ini menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan. Tidak sedikit pendaki yang mengaku merasa takut atau was-was saat mendaki gunung ini, terutama ketika memasuki kawasan hutan yang lebat dan gelap, yang sering dikaitkan dengan Pasar Hantu. Beberapa pendaki bahkan memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan setelah mendengar cerita tentang pasar ini atau mengalami hal-hal aneh saat berada di gunung.
Namun, meskipun banyak cerita yang menyeramkan, Gunung Salak tetap menjadi salah satu destinasi populer bagi para pendaki yang ingin menikmati keindahan alam dan tantangan mendaki gunung. Bagi sebagian orang, cerita mistis ini justru menambah daya tarik dan memberikan pengalaman mendalam tentang hubungan manusia dengan alam dan dunia gaib.
BACA JUGA DISINI: Pasar Hewan Jatinegara: Ramai Dikunungi Saat Lebaran